Chocolate Covered Sesame Balls

Minggu, 27 Desember 2009

Senyum Sabit

semalam,

satu bintang, hanya satu
sabit melengkung manis
meski mendung semarak
semarak menggagalkan pertemuan syahdu
satu bintang dan lengkung sabit

bintang muncul, dan tetap menjaga jarak
awan membuyarkan sinar sabit
dan bintang tenggelam di balik awan hitam
ketika perlahan binaran sabit membentuk lengkung emasnya
siapa yang akan menghitung, dan menunggu
ketika waktu mempertemukan keduanya
biar hanya waktu

mengapa awan hitam itu bermain
mempermainkan kerinduan sang bintang
dan senyum sabit yang istimewa

bintang muncul, dan masih menjaga jarak
awan membuyarkan sinar sabit
dan bintang tenggelam di balik awan hitam
ketika perlahan binaran sabit membentuk lengkung emasnya
begitu seterusnya, begitulah seterusnya
nanti, waktu yang akan mempertemukan keduanya

desember 23, 2009


note: semalam, memang begitu keliatan sabitnya. cantik hampir tersenyum, sekalipun mendung memaksa gelap semakin gulita. satu bintang, tidak jauh, tetap menjaga jarak. aku memandang berkali-kali, hanya untuk menyenangkan hati, bersyukur bisa menikmati pemandangan indah ini. aku sekali-sekali, sengaja melihat lagi, hanya untuk memastikan, adakah awan hitam berkenan lengkung sabit itu bertemu dengan bebintang yang tetap menjaga jarak.

ketika pagi ini kutulis ini, kusisakan lengkung sabit itu dalam hati, supaya lega perjalanan esok hari, amiin ya Allah..

hanya ingin berbagi; bahwa langit malam itu selalu indah, sekalipun bulan tidak purnama J

Tidak ada komentar :

Posting Komentar